Seikat Lobak Forum


Pages: (3) 1 2 [3]  ( Go to first unread post )

 Books Reviews, anykind of bookz review. . .
DRAMA queen
  Posted: Feb 9 2008, 04:49 PM


Bow, peons.
Group Icon

Group: Admin
Posts: 15.070
Member No.: 1
Joined: 30-December 03



Title: The Melancholy Death of Oyster Boy & Other Stories
Author: Tim Burton
Type: Poetry? More like a story book though.

Yes, you read right, the author of this book is the genius behind Batman, Mars Attacks!, and The Nightmare Before Christmas, among others.

Diliat sekilas, buku ini simpel banget. Formatnya kaya buku cerita anak-anak, satu halaman gambar dan satu halaman tulisan. Plus Burton mengadaptasi cara bercerita ala fairy tale; short, to the point, and they often rhyme.

Memang format bukunya kaya buku buat anak-anak, tapi cuma karena buku ini emang mengambil topik anak-anak, bukan karena buku ini diperuntukkan untuk anak-anak. Dan tolong jangan dihitung sudah berapa kali saya mengucapkan kata "anak-anak", saya pusing.

So, as I was saying, buku ini ngangkat anak-anak sebage topik utamanya--tepatnya, outcast. Burton bercerita tentang sekelompok anak-anak yang--in some way--terbuang dan ditolak, yang berusaha nyari tempat mereka di dunia ini.

Tapi ga cuma sampe di situ, Burton nyampein semua cerita itu dengan cara yang agak macabre, witty banget, permainan kata-kata, plus arti-arti tersembunyi. Dan biasanya semua itu ditemenin sama gambar yang ada di halaman di sampingnya. Burton's illustrations are often clean, tastefully messy, grotesque, and just a little cute. And they went well with the book.

And just for the heck of it, I'll give you a sample of the story from the book.
Below is one of my favorites, Voodo Girl.


Her skin is white cloth,
and she's all sewn apart
and she has many colored pins
sticking out of her heart.

She has a beautiful set
of hypno-disk eyes,
the ones that she uses
to hypnotize guys.

she has many different zombies
who are deeply in her trance.
She even has a zombie
who was originally from France.

But she knows she has a curse on her,
a curse she cannot win.
for if someone gets too close to her,

the pins stick farther in.
Top
Bomon
Posted: Feb 10 2008, 08:17 AM


Lobak Platinum
Group Icon

Group: RSF
Posts: 1.639
Member No.: 28
Joined: 21-November 04



oh ijah.. gw jg pernah baca buku The Melancholy Death of Oyster Boy & Other Stories.. and it is quite interesting, indeed..

kaloow.. penasaran dan kepengen baca.. e-book (.PDF) nya bsa di download disini :

http://www.badongo.com/file/7715181

Enjoyz ^^

This post has been edited by Bomon on Feb 10 2008, 08:18 AM
Top
kun_kun
Posted: Jul 13 2008, 03:05 PM


Lobak God
*

Group: Members
Posts: 3.685
Member No.: 69
Joined: 8-October 06



Title: Twilight & New moon
Author: Stephenie Meyer
Type: fiksi romance


G lg demen bgt baca buku ini, twilight buku pertama na, cerita na ttg seorang ce jatuh cinta kpd co di sebuah kota kecil, ternyata co itu adalah keluarga vampire...

Di buku kedua na, si ce ini ditinggalin ama co vampire ituh and deket ama anak ketua desa. Dan ternyata anak kepala desa itu adalah werewolf

kyahhh... pokok na cerita na bagus de... penulis na menggambarkan vampire na ganteng banget. Oh ya, desember tgl 12 nanti twilight bakal di layar lebarkan.

Top
DRAMA queen
  Posted: Dec 1 2008, 10:16 PM


Bow, peons.
Group Icon

Group: Admin
Posts: 15.070
Member No.: 1
Joined: 30-December 03



Title: A Thousand Splendid Suns
Author: Khaled Hosseini
Type: Novel

Mariam baru berumur 15 tahun sewaktu dia dikirim ke Kabul untuk dinikahkan kepada Rasheed. Hampir 20 tahun kemudian, sebuah persahabatan tumbuh antara Mariam dan seorang remaja, Laila, dengan ikatan sekuat seorang ibu dengan anaknya. Sewaktu Taliban mengambil alih, hidup menjadi perjuangan melawan kelaparan, kebrutalan, dan ketakutan. Tetapi cinta mampu menggerakkan seseorang untuk bertindak dengan cara yang tidak disangka, dan membawa mereka melewati halangan yang paling menakutkan dengan keberanian yang luar biasa. [Dikutip dari sipnosis di belakang buku "A Thousand Splendid Suns" edisi paperback, dengan terjemahan kilat ala Seyren]


I love modern classics. Especially the ones that play with your feelings, and I'd like to think I had read quite a few of them; such as the acclaimed Memoirs of a Geisha and Perfume. But 402 pages, 3 days, and a book later, I'm reduced to nothing.

A Thousand Splendid Suns is a powerful, gripping tale, and nothing like what I've read before. Everytime I finished a chapter, I found myself closing the book for a bit to catch my breath, dizzy with emotion and stuffed with something I couldn't describe. Words are powerful little things, and the ones in this book batter and soothe.

Novel ini ngambil setting di Afghanistan, dengan tempatnya yang eksotis, peraturan-peraturannya yang mengikat, dan keadaannya yang ga menentu karena perang. Di tempat ini juga, Hosseini membawa Mariam dan Laila—dua orang wanita yang lahir dengan perbedaan umur 1 generasi dan dengan ide yang begitu berbeda tentang cinta dan keluarga—menjadi satu melalui perang, pengorbanan, dan takdir. Sambil menghadapi bahaya di sekitar mereka, baik di dalam rumah maupun di jalanan Kabul, mereka menjalin sebuah ikatan yang ga konvensional tapi believable, begitu kuatnya sampe nyaingin apa yang dimiliki seorang ibu dengan anaknya, yang pada akhirnya ga hanya mempengaruhi hidup mereka sendiri tapi juga untuk orang-orang di sekitar mereka. Cerita ini menunjukkan dalam bentuk yang paling dasar kalo cinta seorang wanita pada keluarganya mampu menggerakkan dia untuk mengambil tindakan yang mengejutkan dan melakukan pengorbanan yang heroik, dan pada akhirnya, mungkin cinta seperti itulah kunci menuju keselamatan. Hampir ga mungkin nge-review titik-titik paling kuat dari cerita ini tanpa ngebocorin plotnya, tapi yang pasti A Thousand Splendid Suns adalah sebuah cerita yang luar biasa tentang suatu zaman yang keras, sebuah persahabatan yang unlikely, dan sebuah cinta yang tak bisa dihancurkan.

Hosseini is a born writer, that much is clear. Cara Hosseini melukis dengan kata-kata itu konsisten, dari bentuk fisik seseorang, lingkungan, sampe perasaan—dia tau di mana dia musti deskripsiin sesuatu lebih jauh dan di mana dia harus berenti dan ngebiarin imajinasi pembacanya yang kerja. Dan hasilnya? A very beautiful imaginary. Cara Hosseini melakukan characterization juga outstanding, kedua karakter utama itu dibentuk dengan begitu detail dan ga 2 dimensi; perasaan, pikiran, dan mimpi mereka dipaparkan dengan jelas tanpa bertele-tele, dan membuat gw "kenal" dan bisa bersimpati ama mereka. Tapi yang lebih luar biasa dari itu adalah cara Hosseini mendongeng, cara dia menggunakan kata-kata untuk membentuk serangkaian kalimat yang bisa menghujam hati dan membuat jari-jari tangan gw dingin. And when I finally put this book to a close, I was feeling a little sad, a little happy, and a lot wistful.

Tapi bukan berarti buku ini ga punya kelemahannya. Satu hal yang paling gw sesalin dari buku ini itu ga laen dan ga bukan adalah awalnya yang lambat. Memang, gw dah terpikat (akah, terpikat) dari chapter pertama, tapi tetep aja.. lambat.. gitu. (AKAH) Trus juga ada karakter-karakter yang punya peran lumayan prominen dalam ceritanya tapi masih agak 2 dimensi, dan kalo ditaro di samping Mariam dan Laila, they paled in comparison. But they can be easily overlooked, kelebihan buku ini jauh lebih banyak daripada kekurangannya.

A very beautiful book, recommended for everyone who loves a good and moving story.
Top
Miz CrezzmOde
Posted: Jan 21 2009, 10:27 PM


Lobak Platinum
*

Group: Members
Posts: 1.381
Member No.: 269
Joined: 9-January 09



Title:Breaking Dawn...
Author: Stephenie Meyer
Type: Fiksi Romance


When you loved the one who was killin u, it left u no options. If ur life was all you had to give, how could u not give it? If it was someone u truly loved?

To be irrevocably in love with a vampire is both fantasy and nightmare woven into a dangerously heightened reality for Bella Swan. Pulled in one direction by her intense passion for E.C, and in another by her profound connection to werewolf J.B, she has endured a tumultuous year of temptation, loss, and strife to reach the ultimate turning point. her imminent choice to either join the dark but seductive world of immortals or pursue a fully human life has become the thread from which the fate of two tribes hangs....

The astonishing, breathlessly anticipated conclusion to the Twilight Saga, Breaking Dawn illuminates the secrets and mysteries of this spellbinding romantic epic that has entranced millions worldwide...


Sya ru habis baca hbis bku ini....
benar2 bagus bangd...
Bella bakal ngandung anak E.C pas dy masi dlm bentuk manusia... n anaknya it ternyata setng vampir n manusia... kebyang de btp tersiksanya Bella karn anaknya tu lebh kuat... tulangnya remuk...
tp gq mp di sini duand...
mereka dpt masalah dg Volturi ...
y gtlah.. hhahaa...

biar tw jelasnya lgi... bca de.. gak rgi .. bgs bangd...

versi indonya bakal kuar tgl 30 Jan 09 klo gq slh... :joget:
Top


Topic OptionsPages: (3) 1 2 [3] 



Hosted for free by InvisionFree (Terms of Use: Updated 7/7/05) | Powered by Invision Power Board v1.3 Final © 2003 IPS, Inc.
Page creation time: 1.5383 seconds | Archive