| · Portal |
Help
Search
Members
Calendar
|
| Welcome Guest ( Log In | Register ) | Resend Validation Email |
![]() ![]() ![]() |
| cerpen1 |
Posted: May 7 2006, 03:01 PM
|
|
Administrator Group: Admin Posts: 5 Member No.: 1 Joined: 6-May 06 |
Dear ……….
Milyaran tanya tentangmu tiada juga kutemukan jawab, hatiku semakin melemah mengharap hadirmu dalam biru. Jiwaku semakin meracau menunggu kau jemput aku menuju telaga tempat kita menyimpan beribu kenangan. Rasanya apa yang pernah kita bangun di atas pasir telah roboh terhempas ombak. Kini aku membangun istana pasir di atas gunung jauh darimu. Dan aku tahu, angin akan mengikis dan akhirnya menghilangkan istanaku tanpa bekas, itu hatiku tanpa hadirmu Deva. aku tetap mencintaimu Aku tak tahu apakah suratku ini sampai ditanganmu atau ditelan hiu dan larut, yang aku tahu aku telah memberi kabar padamu. Aku tak tahu harus kemana aku kirim suratku ini setelah keberadaanmu seperti angin. Aku berharap ada hati terpercik buih lautan, menemukan guratan hatiku ini dan menyampaikannya padamu, jikalau pun tidak, aku akan mengatakan padamu saat malam menjemputku ke alam kelanjutan. “Dear, I LOVE YOU FOREVER” **** “Cinta adalah misteri, kita tak akan tahu kedalamannya apabila kita tidak berenang dilautannya. “ **** Attached Image (Click thumbnail to expand) ![]() |
![]() |
![]() ![]() ![]() |